25. Pilih Kamera Yang Mana ..??
March 7th, 2008Tulisan ini sebenarnya uda lama aku buat. Dibuat untuk meramaikan isi situs berita lokal di Banda Aceh, hasil garapan Kaskuser Regional Aceh (RATM).. Dan, sebagai penulisnya, kayaknya ngga salah juga kalo aku edit sedikit dan aku posting di Blog aku sendiri...
Pilih Kamera Yang Mana ..?
Tidak jarang dan tidak sedikit orang yang bingung ketika harus menentukan kamera mana yang mesti dibeli di sebuah toko kamera. Sewaktu berangkat dari rumah, niat kita cukup sederhana, yaitu membeli sebuah kamera yang berfungsi untuk mengabadikan saat-saat indah dalam hidupnya. Sederhana. Tapi begitu kaki melangkah masuk ke sebuah toko kamera, kita langsung dihadapkan dengan pemandangan puluhan jenis dan bentuk kamera. Kesan pertama, takjub, heran, dengan posisi mulut setengah terbuka (baca: tercengang). Ternyata ada banyak jenis kamera yang akan ditawarkan dengan masing-masing keunggulan dan akhirnya, kita pun harus memilih. Nah, agar tidak terlalu bingung, disini akan sedikit dijelaskan dengan sangat sederhana beberapa jenis kamera berikut keunggulannya dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan. Dus, ujung-ujungnya pertimbangan isi dompet juga sangat menentukan.

SLR dan Fixed Lens
Banyak bentuk kamera yang ditawarkan. Ada yang kecil dengan warna-warna yang menawan, ada juga yang bentuknya besar dengan moncong yang panjang dengan berat yang hampir setara dengan dumbell di tempat fitness. Diciptakannya rupa-rupa bentuk itu ada kaitannya dengan siapa penggunanya. Apakah si pembeli adalah fotografer amatir, yang menggunakan kamera hanya untuk mengabadikan momen-momen sehari-hari, acara keluarga atau malah untuk lucu-lucuan. Atau si pembeli adalah fotografer yang ingin profesional di bidang fotografi, lebih dari sekedar hobi.
Pada manusia, kita dianugerahi sepasang mata untuk melihat. Pada kamera, si kamera juga (pasti) dianugerahi oleh pabriknya sebuah mata yang dikenal dengan nama Lensa. Secara tekhnis, ada 2 jenis lensa dalam dunia perkameraan. Lensa fixed dan SLR (Single Lens Reflex). Lensa fixed adalah lensa yang sudah terpasang langsung di kamera secara permanen. Artinya, lensa tersebut tidak bisa dilepas dan dipasangkan lensa jenis lain. Kalaupun lensanya bisa dilepas, ekspresi yang diharapkan adalah ekspresi kesedihan. Karena artinya Kameranya rusak, akibat pemakainya yang pecicilan, melepas lensanya sengaja atau tidak sengaja..
Dan sebaliknya, lensa jenis SLR memungkinkan pengguna untuk menggonta-ganti lensanya sesuai kebutuhan. Prinsip POLIGAMI sangat berperan disini. Awalnya, kamera digital menggunakan lensa fixed. Baru kemudian, seiring dengan perkembangan, muncullah kamera digital dengan lensa SLR. Beda lainnya apa? Dari segi harga. Kamera dengan lensa fixed cenderung lebih murah dibanding kamera SLR (walau kini, untuk beberapa type memiliki harga yang hampir sama). Secara otomatis, kualitasnya pun berpengaruh. Jelaslah kamera SLR hasilnya lebih baik dibanding kamera dengan lensa fixed. Nah, sudah sedikit membantu. Bila niat kita untuk membeli kamera hanya untuk keperluan pribadi, atau keluarga, kamera dengan lensa fixed bisa jadi pilihan. Dan ada 2 jenis kamera lensa fixed yang beredar di pasaran. Yaitu Kamera Kompak dan kamera superzoom atau kamera prosumer. Makhluk apakah itu??
lengkapnya >>>>
Read the rest of this entry »





